POLI IMUNISASI
POLI IMUNISASI
| QUESTION | ANSWER |
| Kapan jadwal imunisasi bayi di Puskesmas Rowokele? | Imunisasi untuk bayi dilaksanakan setiap hari Selasa, pukul 08.00 – 11.00 WIB, dan tidak tersedia pada tanggal merah atau hari libur nasional. |
| Kapan jadwal imunisasi calon pengantin (capeng)? | Imunisasi calon pengantin tersedia setiap Senin hingga Sabtu, pukul 08.00 – 11.00 WIB, kecuali pada tanggal merah. |
| Apakah imunisasi dilakukan setiap hari? | Tidak. Jadwal imunisasi tergantung jenis layanan: Bayi: Hanya hari Selasa pukul 08.00 – 11.00. Calon Pengantin: Senin – Sabtu pukul 08.00 – 11.00. |
| Apakah imunisasi bisa dilakukan di luar jadwal jika bayi sedang sakit saat hari imunisasi? | Tidak. Jika bayi sedang sakit dan terlewat jadwal, imunisasi dapat dijadwalkan ulang minggu berikutnya setelah kondisi bayi membaik. |
| Imunisasi apa saja yang diberikan untuk bayi? | Puskesmas Rowokele memberikan imunisasi dasar lengkap sesuai program nasional untuk bayi usia 0–11 bulan, meliputi: 1?? Hepatitis B (HB-0): Segera setelah lahir (maks. usia 24 jam). 2?? BCG & Polio 1: Usia 1 bulan. 3?? DPT-HB-Hib 1 + Polio 2: Usia 2 bulan. 4?? DPT-HB-Hib 2 + Polio 3: Usia 3 bulan. 5?? DPT-HB-Hib 3 + Polio 4: Usia 4 bulan. 6?? Campak-Rubella: Usia 9 bulan. 7?? Booster DPT-HB-Hib & Campak: Usia 18 bulan (di luar jadwal imunisasi bayi di puskesmas, dilakukan di posyandu atau sekolah). |
| Apa tujuan imunisasi untuk calon pengantin? | Imunisasi calon pengantin bertujuan untuk mencegah penularan penyakit kepada ibu dan janin, serta mempersiapkan kehamilan sehat, seperti vaksin TT (Tetanus Toxoid). |
| Apakah imunisasi bisa diberikan jika bayi sedang sakit ringan? | Pemberian imunisasi tetap bisa dilakukan jika bayi hanya mengalami demam ringan atau batuk pilek biasa, namun tetap akan diperiksa terlebih dahulu oleh petugas. |
| Apakah imunisasi bayi bisa diberikan bersamaan dengan layanan MTBS atau gizi? | Ya. Jika jadwal dan kondisi bayi memungkinkan, imunisasi bisa diberikan bersamaan dengan layanan MTBS pada hari Selasa. |
| Bagaimana cara mendaftar imunisasi bayi? | Pendaftaran pasien dilakukan hanya secara langsung (offline) belum bisa secara online. syarat pendaftaran: Membawa Kartu Keluarga (KK) dan Buku KIA. Biaya: Rp. 15.000. Berikut alur lengkapnya: 1?? Pendaftaran Langsung (Offline) hanya hari Selasa di Puskesmas Langkah 1: Pasien menuju mesin antrean di area pendaftaran. Langkah 2: Pilih pendaftaran BPJS atau Umum, lalu ambil nomor antrean pendaftaran dan pilih poli Imunisasi. Langkah 3: Pasien menunggu di ruang tunggu poli imunisasi sesuai nomor antrean. Langkah 4: Pasien prioritas (lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas) dipersilakan duduk di kursi khusus yang telah disediakan di bagian depan ruang tunggu, agar lebih mudah dijangkau petugas saat dipanggil. |
| Apa syarat untuk imunisasi calon pengantin? | Calon pengantin wajib: 1?? Membawa surat pengantar dari desa 2?? Registrasi di aplikasi Elsimil (Download di Playstore) 3?? Membawa KTP dan/atau kartu BPJS/KIS |
| Apakah imunisasi dikenakan biaya? | Layanan imunisasi tidak dikenakan biaya vaksin, baik untuk bayi maupun calon pengantin. Namun, bagi pasien umum (non-BPJS/KIS) akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp15.000 sebagai retribusi pelayanan puskesmas, sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 11 Tahun 2023. |
| Apakah bisa mendaftar imunisasi melalui aplikasi? | Untuk imunisasi calon pengantin, registrasi wajib dilakukan melalui aplikasi Elsimil (download di PlayStore). Untuk imunisasi bayi, pendaftaran dilakukan secara langsung. |
| Apakah ada rujukan jika bayi mengalami reaksi pasca imunisasi? | Ya. Jika bayi mengalami reaksi serius, akan dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan, seperti RSUD Dr. Soedirman, RSU Purbowangi, PKU Muhammadiyah Gombong, RSU Palang Biru, dan RSU Amanah Sumpiuh. Sehingga apabila terjadi reaksi pasca imunisasi segera menghubungi petugas Puskesmas Rowokele. |
| Apakah imunisasi capeng bisa dilakukan tanpa surat pengantar? | Tidak. Surat pengantar dari desa adalah syarat wajib untuk mengikuti imunisasi calon pengantin di puskesmas. |
| Apakah imunisasi tambahan seperti HPV bisa dilakukan di puskesmas? | Saat ini, imunisasi tambahan seperti HPV belum tersedia. Pasien bisa langsung ke fasilitas kesehatan lanjutan, seperti RSUD Dr. Soedirman, RSU Purbowangi, PKU Muhammadiyah Gombong, RSU Palang Biru, dan RSU Amanah Sumpiuh. |
| Bagaimana jika calon pengantin tidak punya BPJS/KIS? | Calon pengantin tetap bisa dilayani selama melengkapi syarat lainnya, namun disarankan mendaftar BPJS untuk kemudahan layanan selanjutnya. |
| Apakah buku KIA wajib dibawa saat imunisasi bayi? | Ya. Buku KIA wajib dibawa karena menjadi catatan penting untuk riwayat imunisasi dan tumbuh kembang anak. |
| Apakah ada kuota untuk imunisasi bayi dan capeng? | Saat ini tidak ada kuota khusus, tetapi pelayanan tetap mengikuti jam operasional dan antrean yang tersedia. |
| Apakah imunisasi bisa diberikan di luar jadwal jika mendesak? | Sebaiknya mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Namun dalam kondisi khusus/urgensi, silakan konsultasikan langsung ke petugas puskesmas. |
| Apakah layanan imunisasi tersedia di posyandu desa? | Ya. layanan imunisasi dasar tersedia di Posyandu, namun untuk jenis tertentu atau imunisasi lanjutan disarankan ke puskesmas. |
---- Berita Terkait ----
